Evaluasi Sistem

Evaluasi program adalah suatu rangkaian kegiatan yang dilakukan dengan sengaja untuk melihat tingkat keberhasilan program (Arikunto, 2006).  Lebih janjut menurut Tyler (1950) yang dikutip oleh Arikunto (2006), evaluasi adalah proses untuk mengetahui apakah tujuan telah terealisasikan.

Dari beberapa pendapat di atas, dapat dikatakan bahwa evaluasi merupakan proses pengumpulan data atau informasi yang ilmiah yang hasilnya dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan bagi pengambil keputusan dalam menentukan alternatif kebijakan.

Model Evaluasi

Model-model evaluasi yang satu dengan yang lainnya memang tampak bervariasi, akan tetapi maksud dan tujuannya sama yaitu melakukan kegiatan pengumpulan data atau informasi yang berkenaan dengan objek yang dievaluasi.  Selanjutnya informasi yang terkumpul dapat diberikan kepada pengambil keputusan agar dapat dengan tepat menentukan tindak lanjut tentang program yang sudah dievaluasi. Menurut Kaufman dan Thomas yang dikutib oleh Arikunto (2006), membedakan model evaluasi menjadi delapan, yaitu:

  1. Goal Oriented Evaluation Model, dikembangkan oleh Tyler.
  2. Goal Free Evaluation Model, dikembangkan oleh Scriven.
  3. Formatif Summatif Evaluation Model, dikembangkan oleh Michael Scriven.
  4. Countenance Evaluation Model, dikembangkan oleh Stake.
  5. Responsive Evaluation Model, dikembangkan oleh Stake.
  6. CSE-UCLA Evaluation Model, menekankan pada “kapan” evaluasi dilakukan.
  7. CIPP Evaluation Model, dikembangkan oleh Stufflebeam.
  8. Discrepancy Model, dikembangkan oleh Provus.

 Manfaat Evaluasi

Manfaat evaluasi Arikunto, (2006) evaluasi program bermanfaat antara lain untuk: 1) Menguji secara berkala pelaksanaan program, yang mengarahkan perbaikan kegiatan yang berkelanjutan, 2) Membantu memperjelas manfaat yang penting dan tujuan-tujuan khusus program serta memperjelas dan mengukur sampai seberapa jauh tujuan-tujuan tertentu tercapai, 3) Menjadi pengukur keefektifan metode pelatihan, 4) Menyediakan data dan informasi tentang situasi pedesaan yang penting untuk perencanaan program selanjutnya, dan 5) Menyediakan bukti tentang nilai atau pentingnya program.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s