Konsep Dasar Fraktur

Pengertian

Fraktur adalah patah tulang yang biasanya disebabkan oleh trauma atau tenaga listrik (Michael, 1999). Fraktur atau patah tulang adalah terputusnya kontinuitas jaringan tulang dan/atau tulang rawan yang umumnya disebabkan oleh rudapaksa (Gustillo, 2000).

Fraktur adalah terputusnya kontinuitas tulang, kebanyakan fraktur akibat dari trauma : beberapa fraktur sekunder terhadap proses penyakit seperti osteoporosis, yang menyebabkan fraktur-fraktur yang patologis (Barret dan Bryan, 2000). Fraktur adalah terputusnya kontinuitas tulang dan atau rawan (Junaidi, 2002).

Berdasarkan pengertian diatas maka dapat disimpulkan bahwa fraktur adalah terputusnya kontinuitas tulang dan atau tulang rawan yang biasanya disebabkan oleh trauma atau tenaga fisik dan biasanya disertai cedera jaringan disekitarnya yaitu ligamen, otot, tendon, pembuluh darah dan persyarafan.

Manifestasi Klinis

Perubahan posisi dan bengkak (deformitas) dapat terjadi berisi cairan serous pada sisi sekitar fraktur serta jaringan berdekatan (Echimosi) perdarahan berasal dari jaringan subkutan (Spasme otot) kontraksi invulunter dari otot yang berdekatan dengan fraktur (bagian yang lunak “Dengan Palpasi”) pada sekitar sisi fraktur (nyeri) tiba-tiba nyeri hebat setelah injuri, nyeri akibat spasme otot, nyeri kerusakan jaringan (gangguan sensori) dapat terjadi karena kerusakan syaraf (gangguan fungsi normal) disebabkan karena tidak stabilnya tulang yang patah, nyeri, spasme otot, parayse akibat hilangnya/rusaknya fungsi syaraf (gangguan mobilisasi) (adanya krepitasi), (shock) adanya kehilangan darah, fraktur lain nyeri hebat/ kerusakan jaringan (kelainan X-Ray).

Penyembuhan Fraktur

Jika satu tulang sudah patah, maka jaringan lunak sekitarnya juga rusak, periosteum terpisah dari tulang, dan terjadi perdarahan yang cukup berat, bekuan darah terbentuk pada daerah tersebut, bekuan akan membentuk jaringan granulasi, dimana sel-sel pembentuk tulang primitif (ostogenik) berdiferensiasi menjadi kontroblas dan osteoblas kalsium. Kontroblas akan mensekresi posfat, yang merangsang deosisi kalsium. Terbentuk lapisan tebal (kalus) di sekitar lokasi fraktur, lapisan ini terus menebal dan meluas, bertemu dengan lapisan kalus dari fragmen satunya, dan menyatu. Fungsi dari kedua fragmen (penyembuhan fraktur) terus berlanjut dan terbentuknya trabekula oleh osteoblas, yang melekat pada tulang dan meluas menyeberangi lokasi fraktur.

Persatuan (union) tulang propisioneli ini akan menjalani tranformasi metaplastik untuk menjadi lebih kuat dan lebih terorganisasi kalus tulang akan mengalami remodeling dimana osteoblas akan membentuk tulang baru sementara osteoblas akan menyingkirkan bagian yang rusak sehingga akhirnya akan terbentuk tulang yang menyerupai keadaan tulang aslinya.

Ada 4 konsep dasar yang harus dipertimbangkan pada waktu menangani fraktur :

  • Rekognisi

Menyangkut diagnosis fraktur pada tempat kejadian kecelakaan dan kemudian di rumah sakit.

  • Reduksi

Reposisi pragmen-pragmen fraktur sedekat mungkin dengan letak normalnya.

  • Retensi

Menyatakan metode-metode yang dilaksanakan untuk mempertahankan pragmen-pragmen tersebut selama penyembuhan.

  • Rencana rehabilitasi

Harus segera dimulai dan dilaksanakan bersamaan dengan pengobatan fraktur.

 

DAFTAR PUSTAKA

Barret dan bryan, 2000. Diseases Penyakit, Gramedia, Jakarta.

Brunner and Suddarth, 2002; Keperawatan Medikal Bedah Vol. 3 E/8. EGC. Jakarta

Hadi, Pramono, 2008. Proses Penyembuhan Pasien Fraktur, FKUI, Jakarta.

Junaidi, Crintin, S.Kp, 2002. Perawatan Pada Pasien Fraktur, Buku Kedokteran, Jakarta.

Manjoer, Dkk. 2000;  Kapita Selekta Kedokteran. Jakarta.  Media Aesculapius.

Micheal, 1999. Keperawatan Medikal Bedah edisi 1, EGC, Jakarta.

Noer, at all. 1999, Keperawatan Medikal Bedah edisi II, EGC. Jakarta.

 

Revees, 2001. Anatomi dan Fisiologi. EGC. Jakarta.

Slye, 2001. Perawatan Fraktur Di Rumah Sakit, Rhineka Cipta, Jakarta.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s