Usia Ibu Hamil

  • Defenisi usia Ibu hamil

Usia adalah lamanya hidup atau sejak dilahirkan, kamus besar bahasa Indonesia Depdikbud (1995). Usia adalah umur atau lama hidup sejak di lahirkan lukman (1996). Dari pengertian tersebut maka usia adalah lamanya hidup yang sudah dilewati seseorang.

Ibu hamil adalah seorang wanita yang sedang mengandung janin Sarwono (1999). jadi berdasarkan defenisi di atas dapat di simpulkan bahwa usia ibu hamil adalah lamanya hidup seseorang ibu yang sudah di lewati pada saat mengandung janin.

  • Faktor resiko tinggi kehamilan dan persalinan menurut usia ibu hamil
  1. Usia < 19 Tahun

Pada usia < 19 tahun secara fisik lingkungan endometrium belum optimal untuk implantasi dan matang sehingga perkembangan dan pertumbuhan janin belum optimal yang mengakibatkan implantasi plasenta juga belum optimal sehingga terjadi perdarahan dalam kehamilan dan terjadi BBLR (Spektor, 1993).

Pada usia < 19 tahun memiliki resiko 3 kali lipat dibandingkan dengan kelompok usi reproduksi antara 19 sampai dengan 35 tahun. Resiko ini disebabkan karena pada usia < 19 tahun wanita belum mengalami pertumbuhan sempurna, khususnya yang berkaitan dengan alat reproduksi. Risiko yang mungkin timbul pada persalinan yang muda adalah keguguran, premature, BBLR, dan komplikasi pada kehamilan.(Moochtar, 1998)

  1. Usia > 35 tahun

Menurut Shoc (1992). Pada usia > 35 tahun kondisi uterus sudah melewati sehingga tempat implantasi plasenta juga kurang baik yang mengakibatkan kejadian perdarahan antepartum sering terjadi, (Sarwono, 1999).

Pada Usia terlalu tua > 35 tahun resiko tinggi dapat di sebabkan karena pada usia tersebut telah terjadi perubahan jaringan alat reproduksi uterus sudah melemah dan kurang subur, sehingga dapat menyebabkan perdarahan antepartum sering terjadi (Manuaba, 1998).

2.4 Hubungan usia ibu hamil dengan haemoragik antepartum karena plasenta    previa

Kehamilan terjadi melalui proses konsepsi, nidasi, dan implantasi di mana usia kurang dari 20 tahun endometrim di fundus uteri belum sempurna atau belum siap menerima implantasi, mengakibatkan implantasi. Telur yang rendah dan implantasi plasenta yang rendah pula sehingga menutupi seluruh atau sebagian ostium, internum.sedangkan pada usia lebih dari 35 tahun, plasenta previa terjadi karena keadaan endometrium di fundus uteri yang kurang baik atau kurang subur. Mengakibatkan plasenta harus tumbuh dibagian endometrium yang subur atau di bagian bawah segmen bawah rahim yang dapat mendekati/menutupi seluruh atau sebagian ostium internum dengan keadaan rahim yang semakin lama semakin besar menyebabkan istmus uteri tetarik pada dinding rahim, hal ini mengakibatkan bagian plasenta di atas akan terlepas dari dasarnya yang menimbulkan perdarahan pada kehamilan (Sulaeman Sastrawinata, 1984).

Faktor predisposisi terjadinya haemoragik antepartum karena plasenta previa salah satunya adalah usia ibu hamil, hal ini mungkin terjadi karena Vaskularisasi yang berkurang atau perubahan atrofi pada desidua akibat persalinan yang lampau atau keadaan endometrium yang kurang baik. (Hanifah wiknjosastro, 1990)

DAFTAR PUSTAKA

Luz heller, 1981. obstetric gawat Darurat, EGC Jakarta

Lukman, 1996. kamus Besar bahasa Indonesia, Edisi ke 2. Balai pustaka. Jakarta

Manuaba L. B. G .1998. ilmu kebidanan, penyakit kandungan dan keluarga berancana, untuk pendidikan Bidan, EGC, Jakarta.

Medical Record. 2005. Data Kasus Plasenta Previa

Muchtar Rustam, 1987. Sinopsis Obstetri, EGC. Jakarta.

————–, 1995. Sinopsis Obstetri, EGC. Jakarta.

—————, 1998. Sinopsis Obstetri, EGC. Jakarta.

Syaiffudin abdul Bari, 2001. Buku acuan pelayanan kesehatan nasional dan neonatal. JNPKKR-POGI. Jakarta

Sarwono, 2002. Ilmu Kebidanan. Yayasan bina Pustaka Sarwono prawiroharetjo. Jakarta.

Sastrawinata, 1984. Obstetri patologi. Fakultas kedokteran Universitas Padjajaran. Bandung.

Shoc, 1992. fisiologi Angin. B.C. Dr. Fi. Lilenula.

Spector, 1993. pengantar patologi umu. Edisi II, gajah mada Universitas press. Yokyakarta.

Sudigdo, 1995. Dasar-dasar Metodologi Bagian IKA Penelitian Klinis, Bina Rupa Aksara, jakarta

Sutanto, 2001. Modul Analisa Data, Ekmul, Jakarta.

Winjosastro hanifah, 1990. Ilmu kebidanan, YBPSP, Jakarta

Wira K. 2003. Majalah Obstetri dan ginekologi. Jakarta

Yoseph. 2003. Cermin Dunia Kodokteran. Jakarta

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s