Pendidikan

Pendidikan adalah proses pembentukan kecakapan-kecakapan kapan fundamental secara intelektual dan emosional kearah alam sesama manusia (Dewey dalam Ahmadi, 2003).  Pendidikan adalah memberi kita perbekalan yang tidak ada pada masa anak-anak, akan tetapi kita membutuhkannya dalam waktu dewasa (Rousseau dalam Ahmadi, 2003). Selanjutnya menurut Dewantara dalam Ahmadi (2003) mendefenisikan pendidikan sebagai daya untuk memberikan tuntunan kepada segala kekuatan yang ada pada anak-anak, agar mereka lebih baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat dapat dicapai keselamatan dan keberhasilan hidup lahir bathin dan setinggi-tingginya.

Jenis Pendidikan

Menurut Ahmadi (2003) pendidikan ada berbagai jenis yang dapat dibedakan-bedakan atau digolongan-golongankan yaitu:

Menurut tingkat dan sistem persekolahan, Setiap Negara mempunyai sistem persekolahan yang berbeda-beda, baik mengenai tingkat maupun jenis sekolah. Pada saat ini jenis dan tingkat persekolahan di Negara kita dari Pra sekolah sampai dengan Perguruan Tinggi.

Menurut tempat berlangsungnya pendidikan, Menurut Dewantara pendidikan menurut tempatnya dibedakan menjadi 3 (tiga) dan disebut tri pusat pendidikan yaitu: Pendidikan di dalam keluarga, pendidikan di dalam sekolah, dan pendidikan di dalam masyarakat. Atas dasar ini pendidikan menjadi tanggung jawab keluarga, pemerintah (sekolah) dan masyarakat.

Menurut cara berlangsungnya, Cara berlangsungnya pendidikan dibedakan antara pendidikan fungsional  yaitu pendidikan yang  berlangsung secara naluriah tanpa rencana dan tujuan tetapi berlangsung begitu saja dan pendidikan intensional adalah lawan dari dari pendidikan fungsional yaitu program dan tujuan sudah direncanakan.

Menurut aspek pribadi, Menurut aspek pribadi yang disentuh jadi tidak menyentuh seluruh dari keperibadian anak didik kita kenal ada pendidikan orkes, sosial, bahasa, kesenian, moral, sex, dan lain-lain.

Menurut Sifatnya

  1. Pendidikan Informal, Pendidikan yang diperoleh seseorang dari pengalaman sehari-hari dengan sadar atau tidak sadar sepanjang hayat. Pendidikan ini dapat beralngsung dalam keluarga dalam pergaulan sehari-hari maupun dalam pekerjaan, masyarakat, keluarga dan organisasi.
  2. Pendidikan Formal, Pendidikan yang berlangsung secara teratur, bertingkat dan mengikuti syarat-syarat tertentu secara ketat. Pendidikan ini berlangsung di sekaolah.
  3. Pendidikan Non Formal, Pendidikan yang dilaksanakan secara tertentu dan sadar tetapi tidak terlalu mengikuti peraturan yang ada.

Jenjang Pendidikan

Menurut Ahmadi (2003) jenjang pendidikan adalah suatu tahap dalam pendidikan yang ditetapkan berdasarkan tingkat perkembangan peserta didik serta kelulusan dan kedalaman bahan pengajaran menurut Undang-Undang RI No. 20/2003 Jenjang pendidikan dapat dibagi menjadi:

1. Pendidikan dasar

Merupakan warga Negara berusia 6 atau 7 tahun berkawajiban mengikuti pendidikan yang setara sampai tamat Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP).

2. Pendidikan menenggah.

Pendidikan yang lamanya 3 (tiga) tahun, diselenggarakan di Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) atau suatu pendidikan yang sederajat.

3. Pendidikan tinggi.

Suatu perguruan tinggi menyelenggarakan pendidikan berbentuk akademik sampai univertsitas.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s